Get Gifs at CodemySpace.com

Speech

Welcome To My World!! Big fan of Justin Bieber and a Keyboardist.

“I’m telling you, people. Everyday we wake up is another blessing. Follow your dreams and don’t let anyone stop you. Never say never.”- Justin Bieber

Rabu, 02 Desember 2009

Sahabat














Percaya bahwa ia masih ada
Percaya bahwa ia masih mengingat aku sebagai sahabatnya
Dimasa itu menarilah kita diatas semangat
Dimasa itu memuncaklah cita-cita
Mengagungkan persahabatan diatas segalanya
Namun kini
Aku tak berada pada masa itu
Aku tak bersamanya
Tetap mengejar segala cita yang dulu
Merangkum indahnya petualangan jiwa
dimasa kini
dimasa datang
Walau tak lagi bersamanya

Read More Guys...

Tarot Si Kartu Ramal


Kisah ini berawal pada malam itu. Setelah aku dan suamiku melihat tayangan sulap The Master di stasiun televisi unggulan RCTI. Entah kenapa malam itu terlihat begitu mistik, kami semua tegang melihat aksi Limbad sang pesulap dan komentar tajam Dedy Corbuser. Sampai pada suatu adegan yang dimainkan oleh peserta yang aku tidak begitu kenal namanya, aku teringat pada masa laluku. Peserta itu memainkan kartu yang beraneka macam warna dan jenisnya. Menyaksikan adegan itu, langsung saja aku ingat dengan kartu Tarot. Kartu Tarot adalah sebuah desk  kartu yang memiliki 78 kartu dimana dapat dibagi menjadi 2 golongan yaitu major arcane dan minor arcane. Dengan kartu tersebut semua orang dapat menggunakannya sebagai media untuk meramal tak perlu mantra tak perlu jin dalam membantu ramalan.
Dulu sekali ketika aku masih duduk di bangku SMP, aku pernah menyaksikan bibi ku yang sedang memainkan tarot. Ia begitu asyik sekali dengan permainan ramalnya itu. Sepertinya mudah untuk dilakukan dan dipelajari. Akhirnya beberapa kali aku memergoki bibiku melakukan hal itu, dalam hati terbesit sebuah keinginan untuk mempelajarinya. Seperti dimudahkan oleh situasi, akhirnya aku membeli kartu tarot yang ukuran kecil dari bibiku untuk kupelajari sendiri. Ternyata agak susah membedakan arti  antara satu kartu dengan kartu yang lainnya. Waktu itu aku masih SMP jadi tak begitu tau bahwa hal yang berhubungan dengan ramal-meramal diharamkan oleh agama. Selang beberapa bulan akhirnya aku bosan juga dengan kartu itu, bagaimana tidak bosan. Lha apapun yang aku ramal selalu salah. Dan akhirnya tak ada yang percaya dengan ramalanku.
 Kini aku merasakan sudah lama tak mendengar kata “kartu tarot”. Ternyata pada malam penuh mistis itu aku  kembali mengingat obsesiku yang dulu ingin bermain tarot sepuasnya. Aku tertarik pada tarot, sebenarnya hanya pada tampilan gambarnya saja yang menumbuhkan imajinasi seseorang, bukan pada kemampuannya untuk meramal ataupun kemampuannya untuk melakukan Voo-doo terhadap seseorang.
Malam itu juga kuputuskan untuk surfing di dunia maya, mencari penjual tarot yang dengan senang hati menjual kartu desk nya dengan harga dibawah rata-rata. Tarot produksi norwegia yang terkenal itu biasanya harganya diatas satu juta. Klik sana klik sini akhirnya dapat juga kartu tarot dengan harga dibawah rata-rata, produksi norwegia asli namun sudah pernah dipakai, alias barang bekas. Tak apa kata batin ku, yang penting kondisi kartu itu masih bagus.
 Lalu orang itu ku telp
“tut………tut………tut……..”
“halo……selamat malam”sapaku
“iya ini siapa ya?”Tanya orang itu dengan nada curiga
“saya ayu mbak……di gresik…….. saya tertarik dengan kartu tarot bekas produksi norwegia…. Yang harganya 50rb itu lho mbak”
“oh itu……ya ya ya…..ada mbak tapi harganya tambah ongkos kirim lho”
“oh ya ga apa mbak”
“tarotnya masih licin khan”
“oh…… masih licin”
“ada juga mbak Fairy tarot dan dark Tarot  masing-masing harganya 50 rb”
“yang bener nih mbak?”
“bneer ………… ini lagi diskon”
“wahhh….boleh nih.. pesen Fairy ama Dark nya ya mbak…”
“berapa?”
“masing-masing atu deh”
“100rb ya… plus ongkos kirim 15rb”
“mahal amat mbak ongkos kirimnya… pake ekspedisi apa she?”
“tiki bos”
“wah pantesan mahal… pake pandu logistic aza deh mbak biar murah2 dikit gitu”
“ok deh ntar tak lihatin lagi ongrim nya… thank’s ya referensinya”
“sama-sama…eh mbak ngomong-ngomong situ udah berapa lama main tarot?”
“aku udah 10 tahun kale… jualannya baru 2 tahun”
“ooo… kelas professional donk ya?”
“bisa aza lu”
“hehehe lha udah 10 tahun… pasti ilmunya udah ada diluar kepala?”
“ga juga…. Ada beberapa tarot yang sulit dimainin”

“kalo belajar khan bisa”
“iya sih…….. eh kamu tinggalnya dimana?”
“gresik”
“oooo yang banyak semennya itu ya?”
“he eh”
“nih udah deal nih… pesennya dua aza..? ga nambah?”
“ga deh mbak itu aza”
“ok ntar aku kemas”
“eh bentar mbak… ngemas nya besok aza… aku izin suamiku dulu”
“lho….. udah punya suami toh?”
“iya…kenapa mbak?”
“suaranya kaya’ anak-anak hhihihi”
“yee……… eh iya mbak kalo make tarot itu perlu mantra ga sih?”
“ga perlu… ga ada sejarahnya tarot dimainkan pake mantra… itu fitnah”
“ooo… trus kata orang… tarot itu mainannya jin “
“eh siapa tuh yang bilang!!! Kurang ajar!!!”
“…”
“tarot itu kartu ramalan yang dibuat oleh mentalis terkenal dari mesir, bukan mainannya jin”
“mbak tau ga sejarahnya tarot?”
“lihat aza deh di blog ku ya”
“ok… berarti orang islam boleh ya make tarot???”
“boleh banget… “
“apa ga dosa main tarot ? khan itu sama aza dengan menyekutukan Allah?”
“ga dosa… kita khan main tarot tapi masih percaya sama Allah… kita mainnya juga ga pake mantra atau bantuan jin”
“aku takut kalo aku main itu trus aku tersesat”
“Tarot Rider bukan aliran sesat… yang ngomong pemain tarot adalah orang yang sesat itu hanya orang yang iri dengan kemampuan kita melihat masa depan dan masa lalu”
“ooo gitu”
“ga usah khawatir… main tarot ga dosa kok”
“ok”
“udah ya… aku ada job2an lagi nieh”
“ok mbak…”
“kepastian beli ato ga nya aku tunggu besok ya”
“beres dah”
“yo bye”
“bye juga”
Begitulah transaksi terjadi dengan lancarnya, tanpa hambatan satu hal pun.
Keesokan paginya, sebelum suamiku berangkat kerja, kusiapkan segala keperluannya, dari makanan sampai baju kerja yang akan dikenakannya nanti. Setelah selesai makan suamiku terlihat lagi santai-santai sambil buka laptopnya. Kudekati dia sambil tersenyum manis.
“Masss… lagi ngenet ya?... khan udah jam 7 nanti terlambat masuk kantor lho sayang…”
“Ga apa dhe, waktunya masih belum kok”
“oh ya udah…”
“lagi nyari apa mas di internet?”
“ini lagi nyiapin toko kita yang baru…..”
“hmmm begitu ya…” sambil tersenyum
“ya begitulah hehehe” membalas senyumku
“mas aku mau nanya nih… mas ga terlalu sibuk khan?”
“ga juga dhe”
“anu…. Sebenarnya ramal-meramal itu boleh ga sih mas?”
“ya ga boleh sayang… khan itu hukumnya haram, dibenci sama Allah….”
“meskipun ga pake mantra … tetep haram?”
“iya…”
“tadi malam aku sebenernya mesan kartu tarot ke seseorang, kata dia tarot itu ga haram…”
“ya… itu khan jebakan saja dhe… itu jebakannya setan… supaya kita terjerembab kejurang kenistaan”
“Astagfirullah Aladzim….”
“ya… beristigfarlah sebelum terlambat dhe. Kamu tau ga orang yang meramal dan datang ke seorang peramal maka sholatnya selama 40 hari tidak diterima oleh Allah…”
“Ya Allah… Ampuni hambamu ini Ya Robb”
“orang yang bilang meramal itu ga haram, itu hanya orang yang sesat, kamu mau dhe jadi orang yang sesat…”
“ga mau mas… maunya sih sama mas aza dalam jalan kebenaran hehehe”
“kamu bisa aza dhe, ya udah mas berangkat dulu… hati-hati dirumah… kamu ga usah pesan barang-barang seperti itu, ga ada gunanya… malah mengundang mudharat”
“iya masku sayang”
Kuantarkan suamiku hingga keluar gerbang rumah, kucium tangannya tanda rasa hormat dan sayangnya diriku padanya. Sepeda motornya sudah menghilang dari pandangan, lalu aku masuk kedalam rumah dan mulai mengerjakan pekerjaan rumah yang mungkin tiada habis-habisnya, bahkan mungkin bertambah bila kelak aku memiliki momongan. Selesai berbenah, aku istirahat sebentar dibawah pohon anggur yang teduh.
Dalam benakku aku memikirkan betapa bodohnya aku hingga aku dapat hamper disesatkan oleh orang yang tak begitu kukenal, dan aku berpikir lebih jauh lagi. Aku merasa kasihan pada mbak-mbak yang kutelpon tadi malam. Ia telah lama memakai tarot untuk meramal, bahkan selama 10 tahun, tarot itu telah menjadi medianya mendapatkan uang. Jangan-jangan uang yang ia dapatkan selama ini, adalah uang haram. Bagaimana tidak, ia telah menyesatkan banyak orang dengan ramalannya itu.
Lalu kuberanikan diri untuk kembali menelpon mbak-mbak penjual tarot tadi malam.
“tut………..tut………tut……..”
“maaf telp yang anda hubungi berada diluar jangkauan servis area…..”
yaa…. Celetukku dalam hati
Berselang beberapa menit no itu aku hubungi lagi.
“tut……..tut……tut……….”
“Halo selamat pagi” akhirnya mbak-mbak itu mengangkat juga telpnya
“Halo juga mbak,ini Ayu yang tadi malam mesen tarot”
“ohhh ayu….ada apa ya ?”
“mmmm…..” bilang ga ya… bilang ga ya…. Kata hatiku
“halooo”
“eh iya… anu mbak…. Aku ga jadi pesen tarot deh….”
“lho kenapa…. Barangnya udah aku kemas lho…”
“maaf nih mbak… suamiku ga ngebolehin”
“alasannya?”
“Islam memang mengharamkan pemain tarot dan ramal-meramal menggunakan media yang lainnya, karna itu syirik, orang yang meramal sholatnya selama 40 hari ga bakalan diterima ama Allah mbak…”
“Ah masa’ bohong tuh…. Kamu percaya sama suamimu”
“ya… percaya lah. Lha wong dia imam saya, saya seharusnya yang ga boleh percaya dengan mbak..”
“lho kok gitu?!?” waduh marah nih mbak-mbak
“ya gitu… mbak agamanya apa sih?”
“kok nanya2 agama… ini jadi ga pesen kartunya!!!”
“ups… sabar mbak”
“agamaku Islam”
“mbak ga ngerasa selama bertahun2 jauh sama Allah”
“ga tuh”
“mbak kapan terakhir melakukan sholat”
“ga inget lagi….woi…..ngapain sih loe ngurusin gue….jadi ga nih tarotnya..???”
“mbak sebagai orang yang beriman dan masih punya iman, saya sudah menganggap mbak sebagai sodara sendiri, walaupun kita ga pernah ketemu, walaupun kita kenalnya Cuma lewat telp, kita tetap sodara seiman, jadi kalo mbak berada dalam kesesatan lalu aku diam saja berarti aku bukan sodara yang baik, berarti aku melalaikan tugasku sebagai seorang muslim”
“woiii gue ga sesat yee”
“maaf mbak ga merasa sesat karena mbak sudah lama berada dalam lingkup kesesatan.”
“maksud loe???”
“iya… buktinya mbak sudah 10 tahun bermain tarot dan menjadikannya sebagai media untuk mendapatkan rizki dari Allah… mbak tau …. Memang mbak mendapatkan rezeki dari Allah namun rezeki itu haram mbak…”
“kok bisa… darimana loe tau kalo itu haram??”
“ya saya gitu lho……hehehe santai mbak…” sambil senyam-senyum dikit biar ga panas hati tuh mbak “gini ya mbak… mbak kerja dengan apa.? Dengan meramal khan… nah meramal itu adalah tindakan yang dibenci oleh Allah dan siapapun yang melakukannya akan dilaknat. Kalau mbak meramal seseorang, berarti mbak menyesatkan orang itu tanpa sadar. Orang itu menjadi sesat dan mbak menerima uang dari hasil kesesatan, uang itu adalah uang haram mbak…”
“…”
“Allah memang membenci dan melaknat orang yang melakukan atau menjalankan larangan Allah, seperti meramal… mbak tau? Dengan kita meramal, kita sama saja menyekutukan Allah, dan siapapun yang menyekutukan Allah akan menerima balasannya kelak di Neraka yang begitu panas”
“…”
“Allah menyukai orang yang bertaubat setelah orang itu memahami kesalahannya dan merasa dirinya sangat berdosa, Allah sangat menyukai  hambanya yang begitu takut padanya… tobat mbak… sebelum terlambat… ini bukan untuk saya, tapi ini untuk mbak sendiri, bukan untuk kehidupan didunia saja, tapi diAkhirat juga… saya aza punya niat beli tarot aza sudah melakukan sholat taubat… mbak juga donk… supaya kita kembali kejalan kebenaran sesungguhnya”
“iya…aku merasakan begitu jauh dengan Allah…aku selama ini ga pernah sholat… bahkan lupa ama bacaan sholat bahkan gerakannya pun aku lupa-lupa inget”
“wah kaya lagu nya kuburan donk… lupa-lupa inget hehehe”
“bisa aza lu”
“hehehe”
“gue mau aza sih ga main tarot lagi… gue mau sih bertobat… tapi gue kerja apa donk?”
“ya… kok bingung?”
“…”
“mbak ada keahlian lain ga?”
“mmm”
“mbak dulu lulusan mana?”
“gue lulusan fakultas komunikasi”
“nah mbak… jadi seles aza… lebih halal daripada jadi peramal…ya ga?”
“mmm iya ya…”
“iya jadi seles aza… maaf ya mbak aku ga jadi beli tarotnya…dan maaf juga kalau tadi aku nguliahin sampean hehehe”
“ga apa…gue seharusnya yang ucapin makasi sama lu… karna udah ingetin gue…”
“sama-sama…eh udah dulu ya mbak… saya masih ada kerjaan yang lain.. Wassalamualakum”
“yo…bye”
“mbak…. Balas salam saya dengan wa’alaikumsalam ya”
“ya… wa…alaik..kumusalam”
“iya begitu”
“wassalamualaikum mbak”
“wa’alaikumsalam”
Alhamdulillah akhirnya aku ga jadi beli tarotnya, dan yang lebih harus kusyukuri lagi Akhirnya aku bisa mentobatkan satu peramal tarot… Alhamdulillah ini semua berkat suamiku dan bantuan dari Allah SWT… Aminnn


Read More Guys...

Look at My Roborovsky hamster xixi

My Hamster

My Hamster

What Do You Think of My blog?

MUSIC

Get Free Music at www.divine-music.info
Get Free Music at www.divine-music.info

Free Music at divine-music.info